Dalam kehidupan sehari-hari kita tentu tidak asing dengan definisi akuntansi. Akuntansi menjadi hal pokok dalam setiap bentuk keputusan yang diambil dalam sebuah bisnis. Bahkan istilah akuntansi menjadi pembicaraan utama dan menjadi rujukan dalam meneruskan pendidikan bagi sebagian besar pelajar karena ketenarannya. Definisi akuntansi sering dikaitkan dengan urusan dunia bisnis dan keuangan. Untuk mengetahui mendetail tentang akuntansi dan profesi akuntan serta semua hal yang menyertainya. Mari simak sedikit uraiannya berikut.

Definisi Akuntansi

Secara garis besar pengertian akuntansi menurut America Accounting Assosiation bahwa definisi akuntansi diartikan sebagai proses mendapatkan keputusan ekonomi melalui proses mengidentifikasian, mengukur dan mengkomunikasikan segala informasi hingga dapat digunakan dalam pengambilan keputusan.

Jadi semua hal yang berhubungan dengan langkah pengambilan keputusan melalui pengolahan informasi menjadi data siap saji adalah definisi dari akuntansi. Sampai disini telah terbuka pola pikir kita bahwa ternyata bidang akuntansi mencangkup hal yang luas kan?

Siapakah Akuntan Itu?

Sekarang setelah kita ketahui tentang pembahasan bidangnya yaitu akuntansi. Kita akan bahas lebih lanjut tentang profesinya. Pekerjaan yang berhubungan dengan akuntansi maka pekerjanya akan disebut dengan istilah akuntan.

Akuntan adalah pekerja yang menggunakan ilmu akuntansi dalam menjalankan kewajiban kerjanya. Profesi akuntan menjadi tersohor karena setiap individu yang bekerja sebagai akuntan dituntut untuk teliti, cermat dan cerdas. Dikarenakan pekerjaan mereka akan sangat berpengaruh terhadap keputusan yang akan dikeluarkan.

Data mereka menjadi landasan utama. Jadi pekerjaan seorang akuntan dituntut untuk mempunyai ketepatan dan akurasi yang tinggi. Salah analisis data maka akan tercipta pengambilan keputusan yang tidak tepat pula dalam dunia bisnis.

Pembagian Profesi Akuntan

Profesi akuntan dibagi dalam empat pengelompokan besar sesuai dengan bidang kerja yang menjadi ruang lingkupnya, pembagian tersebut meliputi:

1. Akuntan Publik

Merupakan akuntan yang telah mendapatkan ijin untuk melakukan pelayanan jasa akuntansi publik. Seperti yang telah di tetapkan dalam undang-undang republik Indonesia nomer 5 tahun 2011 tentang akuntansi publik. Akuntan publik memiliki kriteria khusus dan mempunyai ijin praktek yang harus diperbaharui dalam kurun waktu lima tahun sekali.

Akuntan publik diwajibkan untuk mengikuti ujian sertifikasi akuntan publik. Setelah melalui proses tersebut akan dikeluarkan sertifikat ijin pelayanan. Kemudian dalam waktu enam bulan setelah terbitnya seorang akuntan harus memiliki kantor agar ijin tersebut tidak dinyatakan dicabut.

2. Akuntan Internal

Jabatan akuntan internal adalah seorang akuntan yang bekerja pada suatu perusahaan atau organisasi tertentu. Pekerjaan akuntan internal mencangkup pelaporan secara internal dalam artian lingkup perusahaan atau organisasi dan pelaporan eksternal atau kepada pihak diluar perusahaan.

Selain meliputi pelaporan seorang akuntan internal juga mempunyai tugas untuk melakukan penyusunan laporan dengan pengolahan data sebagai sumber pengambilan keputusan dalam sebuah perusahaan.

3. Akuntan Pendidik

Seorang akuntan pendidik adalah seorang pendidik yang mengajar kepada para calon akuntan dalam mempelajari ilmu akuntansi. Atau dapat dikatakan bahwa akuntan pendidik adalah dosen yang mengampu materi mengenai akuntansi kepada para siswanya.

Seorang akuntan pendidik harus mampu untuk menyusun kurikulum mengenai akuntansi yang disesuaikan dengan kebutuhan sehingga dapat menciptakan akuntan yang profesional dan sesuai dengan perkembangan zaman. Para akuntan yang cakap terhadap teknologi dan tidak ketinggalan zaman.

4. Akuntan Pemerintahan

Seorang akuntan pemerintah bekerja untuk meneliti laporan keuangan yang dipertanggungjawabkan kepada lembaga pemerintahan. Seperti pada badan pengawasan keuangan dan lembaga perpajakan. Pekerjaan akuntan pemerintah berdasarkan objeknya dibagi menjadi pengawasan terhadap pemasukan dan pengeluaran negara. Peran akuntan dalam pemerintahan menjadi sangat vital karena sebagian besar tugasnya berurusan dengan anggaran dan keuangan suatu negara yang tidak dapat dikerjakan tanpa keseriusan.

Belajar mengenai akuntansi akan menjadikan kita secara tidak langsung terdidik menjadi pribadi yang disiplin dan bekerja dengan rapih. Mengerjakan apapun dengan runtut dari awal sampai akhir dengan prosedur yang benar tidak ada yang terlewatkan.